Friday, August 30, 2013

Liburan Adalah Sebagian Daripada Iman

Dear Gentle Readers (yang ngga gentle dimaklumi kok),

Mohon maaf sebelumnya, tapi ini Si Istri Semok mau curhat dulu yah.. yang ngga mau baca curhatannya silahkan aja di sekip, tapi kalo ngga baca nyesel! *isshk*

Mari kita mulai curhatnya;

Pernah ngga sih dikantor tuh ngalamin masa jenuh gitu? Kayaknya mau ngerjain apa- apa tuh ngga semangat gitu lhoo..
(Fyi, Si Istri Semok bekerja di sebuah ahensi periklanan sebagai waitress - melayani para klien dan berusaha memenuhi kebutuhan mereka- tapi tidak, ini bukan bisnes lendir pemirsah! Mohon jangan salah mengerti, uang saya halal, tapi ngga tau kenapa kok tetep buncit~ )

Yak kembali ke pertanyaan diatas, kejenuhan..
Begitulah kira- kira apa yang saya rasakan saat ini. Entah karena client lagi pada baik baik semua (Alhamdulillah ya sesuatu *cium client satu per satu) jadi berkurang pula tantangannya..
Disisi lain, ada sebuah tawaran menarik dari seorang kenalan untuk bekerja dengan dirinya.
Ohh... Kejenuhan + dilemma= BUTUH LIBURAN *lha*

Nggaak.. maaf bukannya eyke mau ngeluh. Tapi kalo lagi kayak gini tuh kok yang kebayang malah pantai, udara segar, dan wajah- wajah yang tak ku kenal, baca: LI.BU.RA.N

Bukannya mencari jawaban atas semua pertanyaan, diri ini malah browsing tempat liburan ooooh kejamnyaaaaaaa~~

Tapi gimana ngga... dikala otak ini butek, kubutuhkan kesegaran baru! (kok makin lama kalimat gw jadi kaya copy iklan sik?) Aku pinginnya ngga usah jauh- jauh duluk deh.. pingin ke puncak/lembang/ciwidey 2 hari aja, menghirup udara segar and do nothing. Cuma bermalas- malasan di villa sambil minum mojito aiiiih ngileeeerrrr...

Kayaknya tuh kalo otak fresh, semangat juga balik gitu lhoo.. kayaknya ya.
Jadinya bisa lebih positive, lebih banyak senyum dan ngga ngomel- ngomel meyuyu sama suamikoh yang merana dipojok sana  (maafkan istri gendeng mu ini yaa suamikooh)..
dan keuntungannya lagi kalo pergi liburan, sekarang udah punya suami kan bisa sambil beribadah hihihi.. *senyum mesum*
makannya ya untuk married couple, khusus untuk kita;
LIBURAN ITU SEBAGIAN DARI PADA IMAN!!
Betul tidaaaak?
Mumpung udah halal, mumpung masih muda, mumpung kaki belom jompo, mumpung birahi masih membara !
Jadi ayo sering- sering liburaaaan..

Namun diri ini sadar, pemirsah. Keadaan perekonomian dunia sedang tidak baik, dan saya yakin banget IMF ngga akan mau kasih bantuan ke saya.. siapa sih saya ini? aku hanya.. hanya.. butiran debu~~

Udah ah drama dan ngeluhnya.. Mungkin sebaiknya malam ini bikin layar tancep aja ya dikamar, sambil ngemil popcorn extra butter sama pizza (halaah.. pantes lo gendut, mith!)

Saya sangat setuju dengan ini;
 Jadi kemana kita? *colek suami*

Love,
The Pramana

Tuesday, August 27, 2013

The Pramana Anak Gedongan

Sejak mulai kerja dan menerima gaji setiap bulannya, sesungguhnya hanya 1 pertanyaan yang berkecamuk di kepala Istrinya Maigit;

" KAPAN BELI RUMAHNYA BOWK DENGAN GAJI SEGINIIH??"

Sebagai anak muda yang mandiri *cieeeeh* siapa sih yang ngga pingin punya tabungan dan investasi?
Sayangnya nih Si Istri Semok Kesayangannya Maigit adalah makhluk dari Planet Spontaneous Buyer. Jadi tiap akhir bulan nasibnya ngga jauh- jauh dari Indomie dan rekening yang hanya berisi daun daun kering dimusim semi~ KO- SONG.

Tapi tetap dengan impiannya, yaitu mempunyai tabungan dan investasi. Si Istri Semok hanya bisa browsing harga- harga rumah sambil membandingkannya dengan gaji musim semi nya..

Kalo mau tau, membandingkan harga rumah dengan pendapatan itu sama aja bikin sakit hati.. kalo keseringan ngebandingin kayaknya bisa masuk kategori masochist deh.. 
Lihat- bandingkan- meringis- sakit hati- stress- ulangi lagi sejuta kali.. sakit tapi nagih booos!

Tapi ternyata ke masochist-an yang berkesinambungan tersebut bisa membuahkan hasil lho...
Mungkin seperti yang papa bilang ya "Fokus pada tujuan yang ingin dicapai. Pasti alam semesta akan ikut membantu."
Maigit dan Istrinya yang cantik jelita ini mungkin anaknya emang fokus banget ya.. fokus mantengin website property sambil mengkhayal punya rumah.. Jadi alam sekitar bersimpati dan turut membantu dengan berbagai cara, karena believe it or not.. sekarang impian itu menjadi nyata meeen!

THE PRAMANA PUNYA APARTMENT!
(bukan 1 kamar saudara- saudara, tetapi 2! yang harus dicicil selama 15 tahun)

hahahahaha...
tapi yaudahlah yaaa.. mempunyai impian dan bisa terwujud dengan didampingi seorang suami yang hebat merupakan suatu kebahagiaan dan kebanggaan yang luaaaaaarrrrrrr biasaa!!

Meskipun bukan apartment di tengah kota yang harganya miliaran ataupun rumah megah nan asri, tapi tetep judulnya A- PART- MENT fancy abis kan? gedongan banget kan anaknya? beeeuuuhhh... cool lah pokoknya! Intinya kami puas banget bisa menghasilkan sesuatu dari kerja keras kami.. *tepuk dada*

And Thanks again to my Uni Numero Uno A.K.A Neng Wati Istrinya Bang Boim yang sangat berperan penting dalam rangka terwujudnya salah satu impian The Pramana.

Rencananya kita tetep ngontrak di Rumah Tahu dan kalau apartmentnya jadi (iyes, masih tahap pembangunan) kita mau kontrakin..

Masih banyak perencanaan investasi dan impian kita di depan.. tapi seperti komitment awal kami, semua itu akan dijalani dengan santai namun terencana yang penting HAPPY dan masih bisa traveling hahahaha..

Bukan, postingan ini bukan karena mau pamer *padaha iya* tapi kami ingin membagi kebahagiaan kami dan menyemangati para pengantin baru yang masih tahap tertatih seperti kami supaya bisa terus optimis untuk mewujudkan rencana- rencana mereka.. KAMU PASTI BISA! *tepuk pundak, mata menerawang ke angkasa*


Berikut adalah momen penandatanganan tanda jadi kita, yang diadakan dengan begitu sakral dan khidmat di warung kita tercinta WARUNG BOIM




Love,
The Pramana
 

Saturday, August 24, 2013

Si Uni Numero Uno!

"Yang namanya saudara itu ngga cuma sebatas yang tertulis di Family Tree atau orang yang didalam tubuhnya mengalir darah yang sama dengan kita..
Tapi saudara bisa kita temuin dimana- mana" - Si Istri Semok
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadi Si Istri Semok ini kan orangnya seneng banget tuh kalo ngumpul- ngumpul sama temen.. dan kebetulan Maigit juga! ( Makannya aku mau dilamar sama doi *kedip kedip ganjen*).

Setiap ada ajakan jalan dari si anu atau si itu, kami dengan senang hati menyambutnya.
Seringnya sih jalan sama teman- teman kita yang keren keren tapi kere yaitu The Gabans ( jangan ge er duluk!cerita tentang kalian belum akan kuungkapkan, karena sepertinya butuh halaman khusus untuk kalian.. halaman yang akan membuat jiwa ini bergetaaarrr.. terharuu.. membara- bara.. kemudian BLAAARR! petjah!)

Back to topic, karena sering ngumpul itu lah kita jadi deket dan saling tolong menolong.. dari hal printilan mobil -tua tapi fancy- nya Maigit dan friends sampai dengan urusan pernikahan. Dari situlah muncul rasa persaudaraan diantara kami..
Pada postingan kali ini kami akan menceritakan sedikit salah satu pasangan Gabans (yes. kita couple- couple an gitu anaknya.. gaul kan?) dan bagaimana saudara tidak sedarah ini bisa membantu sesama.

 mereka.. tidak lain dan tidak bukan.. adalaaaahhhh...

Bang Boim dan Neng Wati! *tepok tangan pemirsah*

Siapakah sih mereka? penting ya? Ya ngga penting sih sebenernya.. but anyway, berikut adalah profil singkat mereka;
Bang boim adalah pemilik Warung Boim A.K.A  @war_bo sebuah warung makan gaul di seputaran Sentra Timur..
Sedangkan Neng Wati A.K.A Perempuan Bermulut Pedas A.K.A Istri Bang Boim adalah seorang pegawai di perusahan properti yang bonafit dan cukup sukses (cukup aja, tidak lebih).

Mereka adalah pasangan Gabans pertama yang menikah, kemudian di susul oleh The Pramana..
karena The Boim and The Pramana sama- sama married couple yang -kalau mengambil istilah Bang Boim- RTKD (Rumah Tangga Kurang Duit) jadi kami cocok banget kalo sharing gitu..
tapi tidaaaakkk.. kami tidak sharing pasangan. tolong di cam kan itu!
 
Salah satu nya adalah sharing session yang terjadi kemarin di  @war_bo;

intro:
Maigit tuh anaknya emang banyak mauk.. Kemaren mau ngontrak, udah ngontrak (pindah aja belom), kemaren siang udah ngomong lagi dengan membara- bara " Yang, aku kepikir kita invest di Apartment yang baru mau di bangun deh.. yang murah- murah"
Si Istri Semok yang baik hati ini kemudian hanya bilang " Iya, coba cari aja"
Maigit: "Malam ini kita ke Warbo.. kita tanya- tanya sama Neng Wati"
Istri Penurut: " Oke!"

Di Warbo:

Lagi cerita- cerita tentang plan kita sama Bang Boim di warungnya, eh Neng Wati dateng dengan kabar yang sangat membahagiakan jiwa raga, dia bilang;
"Eh, tadi gw baru dapet kabar.. disini lagi ada unit yang dijual murah. DP nya cuma sekian, cicilannya sekian dan bla bla bla bla..."
pas ngedenger itu perasaan The Pramana langsung pingin duet " You Look Wonderful Tonight" khusus buat Neng Wati tercinto.. karena ngga tau kenapa, tiba- tiba jadi agak cakepan mukanya abis ngomong gitu!

Tapi ngga, kita ngga jadi duet.. selain sadar kalo kita bukan penyayi, kembali lagi Si Istri Semok Yang Cerdik bilang "Tapi tabungan kita cuma sekian sekian (banyak lah pokoknya ya) trus gaji eyke cuma sekian puluh juta, emang bisa ya ngajuin kredit? Soalnya aku yang pingin nyicil dan atas nama aku juga"
kemudian sekali lagi Neng Wati, seperti layaknya Wonderwoman bilang " Tenang, kalo masalah itu department gw yang urus, gw bisa bantu".

Ya Allah.. bagaimana mungkin seorang Makhluk Bermulut Pedas seperti Neng Wati tiba- tiba bisa terlihat bagaikan malaikat kayak di iklan AXE? Bangaimana mungkiiinnnnn???

Kemudian dengan tatapan haru yang membabi buta, Maigit berkata " Jadi! Mau! Gw ambil ya"

Jadi MUNGKIN, mungkin ya.. The Pramana akan punya apartment kecil berkamar 1 di area Sentra Timur. AMIN!

Walaupun mungkin ini too early to say.. yang penting kan harus optimis, ya ngga?
Mohon do'a nya ya neiiik..semoga berjalan lancar semua nya dan rezeki nya ada terus yaaa.. amin.

Moral of The Story:
Kumpulkanlah saudara sebanyak mungkin, karena kadang mereka bisa menjelma sebagai malaikat penolong..

Seperti Si Istrinya Bang Boim ini.. Seorang cewe padang bermulutkan cabe ulek level 10, tapi bagiku dia adalah Si Uni Numero Uno!

Mari kita berjuang bersama mendapatkan apartment itu, Uni!

Love,
The Pramana





Thursday, August 22, 2013

project oh project datanglah

Bulan sudah menunjukan mau bulan " SETEMBER" dan sekarang minggu-minggu panik dimana minggu depan harus lunasin : bayaran 6 bulan townhouse gwe sama istri ( kalo bahasa gaul kontrakan / rumah tahu ), lunasin bayar furniture, and bla bla....pyuhhhh hidup memang berat sih tapi selama bawa enjoy and let it flow oke2 aja. allhamdulillah hari ini ada kabar baik nih pembaca, bayangin aja minggu depan ada project kutu yaa ngak geda2 amat sih , cukuplah buat bayar yang diatas !!!! dalam hati ngak sia2 tiap hari komat-kamit berdoa semoga ada jalannya alhasil ada jalannya. yaaa itu diatas sebagian cerita aja sih. kadang musti sabar juga dalam hadapin keadaan ini dimana ditambah bini super panik ( curcol dikit ) sorry ya yanggg :), ngak woles.....btw  gwe sangat menyukuri hidup ini jadi kaya nano2 hihihihihi, selama kita berusaha & berdoa pasti ada jalan " talk less do more". udah dulu mau jumatan

Wednesday, August 21, 2013

Alkisah Rumah Tahu

Hidup di Jakarta tuh rasanya kaya ngemut nano nano..

Manis, Asem, Asin!

Manis karena Jakarta adalah Kota Metropolitan yang serba ada. Jadi kalo bosen tinggal cusss.. kuliner, nge mall, belanja, atau nongkrong dijalan sambil nyelain orang (lha, kita ngga gitu kok beneran!)

Asem karena biaya hidup yang tinggi bos! Seberapapun berusaha iritnya, tetep aja tuntutan gaya hidup ngga bisa lepas dari diri ini.. bagaikan perangko nempel di amplop. *ya amploooop*

Asin nya.. ngga tau ya harus nyamainnya sama apaan hahahaha.. (eiits! ga boleh protes. kan udah dibilangin aku bukan penulis).

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Yaudahlayah, lupakan saja kalimat pembuka tidak jelas diatas.
intinya kali ini mau ngebahas kontrakan!

Jadi Mr. dan Mrs. Pramana ini dari nikah sampe detik ini masih -dengan rendah hati- tinggal di Rumah Mertua Indah.

Berhubung orang tua kami bukan tipikal yang kibas rambut dikit keluar duit macam Princess Syahrini, jadi lah kami bukan pasangan yang diberkahi dengan "rumah yang sudah disediakan orang tua" atau " mobil orang tua yang dijadiin hak milik".

atau kalau si Mister mengumpamakan; Kami harus bekerja keras, karena kami  sadar.. kami tidak punya TUYUL! *hiyuuuk mareeeee*

Dengan excitement yang terkadang berlebihan, kami seringkali saling menyemangati diri sendiri dengan;
Suami: Yang, seru kan mulai semuanya dari bawah berdua..
Istri: Iya yang, kita pasti bisa! Mama sama Papa aja dulu bisa tidur di karpet dalam kontrakan kecil
*kemudian pegangan tangan, lirik lirikan, trus suami ngasik kode. YOK AH!*

yang dimana hal diatas diulang berkali- kali tiap kali kami sedang down.

Dan saat ini, kalimat- kalimat tersebut lagi HEITSS banget diucapin sama The Pramana!
karena kami sedang mempersiapkan rumah kontrakan kami yang mungil seupil namun memancarkan harapan dan menyinari kalbu~

Mister Pramana A.K.A Paigit/ Maigit dari dulu sangat mengidamkan tinggal di area Ciganjur. Eh, alhamdulillah dapet jodoh gadis Ciganjur. Manis pula. Katakan saja, Bunga Desa Ciganjur.
Emang Jodoh ngga kemana ya neiikkk..

Tapiii itu Jodoh istri. Sampe saat ini Maigit masih berharap untuk berjodoh Rumah Ciganjur.

Berhubung kita pasangan yang masih pas- pasan (gaya nya aja yang sok punya banyak duit), beli rumah di daerah Ciganjur sangatlah berat untuk digapai. setidaknya kami harus punya 600jt- 1M *EMAAAKKK BAGI DUIIITTTTT*

sungguh.. sulit.. digapai...

KPR? tetep aja neiikk.. harga sekitar segitu harus punya simpenan buat DP nya ngga tanggung- tanggung.

Jadilah kami bersikap realistis. kami memutuskan untuk ME- NGON- TRAK.

Dengan pertimbangan 1;
- Ngga jauh dari Mamah
- Ngga jauh dari kantor Mrs. Pramana yang manis dan aduhayyy montoknya
- Sedikit banyak memenuhi khayalan Maigit

kami memutuskan untuk cari di daerah Ciganjur.
Di daerah Ciganjur memang banyak kontrakan- kontrakan bagus dan baru. Range harga 1,5 juta- 2,5 juta 1 bulan.

Bukan. Ini bukan rumah kontrakan mewah ataupun besar seperti yang kalian khayalkan.

Yang kita bicarakan adalah kontrakan rumah petak.. atau dikeluarga kami disebut juga dengan istilah "Rumah Tahu" karena biasanya bentuknya kotak kotak dan berjejer kaya tempe tahu di pasar.


Tapi...
Tapii.....

Mencari Rumah Tahu dengan budget 1,5 juta per bulan itu seperti hal nya mencari jodoh.. kadang pas di hati, pas dikantong, tapi udah ada yang punya. Atau pas dihati, tapi tidak dikantong. lalu bagaimanaaaa??

Kami hampir saja menyerah.. sempat beberapa bulan berhenti mencari dan memutuskan untuk nabung lagi aja untuk bisa DP rumah.
Tapi setelah beberapa drama yang terjadi, The Pramanas merasa membutuhkan privacy (uhuk!) dan juga sarana untuk mendidik Si Istri Semok ini untuk bisa lebih menjiwai perannya sebagai seorang Istri yang bersahajah..
Kami harus kembali berjuang mencari kontrakan.

Alhamdulillah berkat doa dan usaha nanya sana sini, Si Om Suaminya Tante (ini apa sik??) ngabarin kalau Bapaknya (yang juragan kontrakan) punya 1 Rumah Tahu yang kosong di daerah Andara (ngga jauh dari kantor dan rumah mama. PERPEK BGT! PAKE P!)
Dengan mata berbinar kami langsung nanya; "Harganya berapa om?"
trus Si Om Suaminya Tante (SOST) yang ntah kenapa suaranya tiba- tiba merdu bilang "900ribu sebulan"
OH EM JEEIIIII.. Is it real??

Tapi trus Si Istri Semok mencoba untuk mengendalikan buncahan emosional dan berfikir logis, seperti apakah bentuk kontrakan dengan harga sedemikian mureh nya??

Namun dengan optimisme yang tinggi, sore itu juga kami berkunjung kerumah SOST dan ngeliat kontrakannya..
ternyata eh ternyata.. ih wow bangeeett.. tepat seperti Rumah Tahu yang kami bayangkan.. KO TAK! YES!
dengan anggukan kecil yang berwibawa, kami memutuskan bahwa.. inilah..jodoh..kami.. (sementara ini).

Jadi sekarang The Pramana sedang excited mau ngisi- ngisi Rumah Tahu Indah..
Sudah pesen beberapa furniture tapi belom lunas dan masih banyak lagi yang harus dibeli hahaha.. UCHIIING AKU CARIK DUITNYA KAKAKKK..

Doakan kami ya semoga dilancarkan Rezekinya, dapet duit segepok gepok biar bisa beli ini itu, jadi bulan September awal sudah bisa menempati Rumah Tahu Indah. Amiiin..

PS: kalo ada yang tertarik hadiahin TV, Kulkas, AC, Lemari, mesin cuci.. boleh banget lho kakak! *ya kan kalo ada aja, siapa tau ada*

Keep smileeeeee *goyang dikit joss!*

Love,
The Pramana


Tuesday, August 20, 2013

Life After Married

Hi Readers! (berasa punya pembaca banget kaaaannn...)

Udah lama banget nggak posting apa- apa di Makeup Blog ku, entah kenapa aku selalu ngerasa ngga pinter nulis jadi yowes males- malesan deh blogging nya *alesan*.

Sebenernya ngga bener- bener tau juga ya mau nulis apa.. cuma setelah blog-walking di page nya The Prasstyo jadi kangen nyampah di blog hahaha *latah annet cii anaknyaaa*

Akhirnya kepikir bikin blog baru deeeehhhh...

Anyway, berhubung ngga jelas mau nulis apa.. aku meracau aja ya tentang kehidupanku setelah menikah.

Jadi.. jaman- jamannya early twenty pasti tiap ngumpul sama temen- temen trus cerita- cerita tentang permasalahan kehidupan masa muda, aku sering banget mengakhiri kalimat dengan membuang nafas super berat (berasa hidup paling susah) trus ngomong "nikah aja yooook biar ngga ribet!"

Nah kalo sekarang denger ada yang ngomong gitu kayaknya cuma bisa mesam mesem aja sambil ngebatin "booowkk.. you know nothing about marriage!".
Heitss, jangan salah. pernikahan saya so far berjalan dengan baik dan bahagia.. mudah- mudahan sampai seterusnya (amin!)

Jadi di kehidupan pernikahan itu  ternyata banyak BANYAK sekali hal yang harus diperhatikan, disesuaikan, dipertimbangkan, dipikirkan dan di- kan di- kan lainnya..

Yang sampe sekarang aku masih kalang kabut ngehadapinnya..

contohnya nih ya..

Awal nikah aku harus menyesuaikan diri untuk menunaikan tugas istri.
Yang pada definisi dangkal ku adalah;
  1. Bangun pagi dan bantuin suami dengan baju kerja nya sampai sarapannya hingga dia cuss berangkat kerja
  2. Meng- handle keuangan rumah tangga
  3. "Melayani" permintaan suami

Yang terjadi adalah..
1.
Suami: Bangun jam 5 pagi
Istri: Tidur
Suami: Mandi- pake baju
Istri: Tidur
Suami: Cium- cium si istri, ngusel- ngusel
Istri: Tidur
Suami: "Yang, aku berangkat ya"
Istri: "Hngg... zzzz"

2.
Bulan pertama menikah:
Suami: Yang, kamu yang ngatur uang ya.. ini ATM tabungan kamu yang pegang
Istri: OKE!

Bulan kedua menikah:
Istri: Yang, kamu aja yang atur uang nya boleh ngga? Aku ngga percaya sama diriku sendiri nih.. Keuangan kita ternodai oleh online shop dan makan enak sana sini
Suami: ......

3. Cuma ini sih yang keliatan improving day after day nya hahahahaha..

See..
drama diatas hanya 1 bagian kecil dari sejuta hal di dalam perkawinan. Yang kecil itu aja masih belum bisa aku sempurnakan, udah muncul yang lainnya. Dari drama hampir hamil tapi nggak jadi sampe yang paling HOT sekarang adalah mengurus kontrakan dan mencari uang untuk ngisinya :)

Tapi mungkin karena itu ya, aku ngerasa hidup jadi lebih seru dan ngga ngebosenin. ups and downs yang kadang hebohnya kaya jetcoaster 5 tingkat. Apalagi aku punya partner yang sangat hebat dan penyabar, serta teman dan keluarga yang sangat mendukung.

Ngga ada yang lebih indah, seru dan membahagiakan dalam hidup, selain menghadapinya bersama pasangan yang sempurna (untukku).

Masih banyak yang pingin di meracauin, tapi ntar bosen lagi bacanya.

ini dulu aja kali yah neiik..

Selamat menikmati hidup!

Love,
The Pramana